Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Sabtu, 03 Maret 2012
5 tips agar pidato tidak menakutkan
1. Percaya diri dan antusias
Umumnya, seseorang diminta berbicara di hadapan audiens karena ia menguasai suatu subjek tertentu. Kenyataan itu seharusnya membuat Anda lebih percaya diri ketika diminta untuk mempresentasikan sesuatu. Anda seharusnya telah memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri.
Selain itu, upayakan untuk tampil penuh antusiasme selama membawakan subjek tersebut. Audiens lebih senang mendengar dan terlibat dengan pembicara yang bersemangat dalam membawakan sesuatu.
2. Pokok pidato
Ketika berpidato di depan publik, Anda harus mengetahui terlebih dulu hal pokok yang ingin disampaikan. Jika audiens diminta meringkas pidato Anda dalam 30 detik, apa yang akan mereka katakan?
Cari tahu dengan persis apa yang Anda inginkan untuk diingat audiens. Gunakan poin itu sebagai titik awal untuk merangkai pidato.
3. Mengenal audiens
Cobalah mengenali audiens secara jelas sebelum merangkai pidato. Pendekatan yang Anda buat akan bervariasi ketika audiens adalah ahli di suatu bidang, mahasiswa, atau orang biasa yang tertarik tentang suatu subjek.
4. Bersikap fleksibel
Ketika berpidato, mungkin muncul faktor-faktor eksternal yang akan mengubah presentasi Anda. Misalnya, audiens yang gaduh atau perubahan tempat presentasi secara tiba-tiba. Jika Anda mengalami situasi ini, cobalah untuk tetap relaks dan santai. Beradaptasilah terhadap perubahan. Anda dan audiens bisa tetap mendapatkan pengalaman menarik tidak peduli hambatan apa yang terjadi.
5. Praktik
Hafalkan isi pidato sehingga Anda dapat mengingatnya dari memori. Tapi, pastikan untuk menyimpan catatan kecil untuk berjaga-jaga sekiranya Anda melupakan poin-poin kunci.
Cobalah mempraktikkan pidato Anda di hadapan seorang teman atau di depan cermin. Anda juga dapat merekam sesi latihan tersebut untuk menilai di mana letak kekurangan yang harus diperbaiki.
sumber
Umumnya, seseorang diminta berbicara di hadapan audiens karena ia menguasai suatu subjek tertentu. Kenyataan itu seharusnya membuat Anda lebih percaya diri ketika diminta untuk mempresentasikan sesuatu. Anda seharusnya telah memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri.
Selain itu, upayakan untuk tampil penuh antusiasme selama membawakan subjek tersebut. Audiens lebih senang mendengar dan terlibat dengan pembicara yang bersemangat dalam membawakan sesuatu.
2. Pokok pidato
Ketika berpidato di depan publik, Anda harus mengetahui terlebih dulu hal pokok yang ingin disampaikan. Jika audiens diminta meringkas pidato Anda dalam 30 detik, apa yang akan mereka katakan?
Cari tahu dengan persis apa yang Anda inginkan untuk diingat audiens. Gunakan poin itu sebagai titik awal untuk merangkai pidato.
3. Mengenal audiens
Cobalah mengenali audiens secara jelas sebelum merangkai pidato. Pendekatan yang Anda buat akan bervariasi ketika audiens adalah ahli di suatu bidang, mahasiswa, atau orang biasa yang tertarik tentang suatu subjek.
4. Bersikap fleksibel
Ketika berpidato, mungkin muncul faktor-faktor eksternal yang akan mengubah presentasi Anda. Misalnya, audiens yang gaduh atau perubahan tempat presentasi secara tiba-tiba. Jika Anda mengalami situasi ini, cobalah untuk tetap relaks dan santai. Beradaptasilah terhadap perubahan. Anda dan audiens bisa tetap mendapatkan pengalaman menarik tidak peduli hambatan apa yang terjadi.
5. Praktik
Hafalkan isi pidato sehingga Anda dapat mengingatnya dari memori. Tapi, pastikan untuk menyimpan catatan kecil untuk berjaga-jaga sekiranya Anda melupakan poin-poin kunci.
Cobalah mempraktikkan pidato Anda di hadapan seorang teman atau di depan cermin. Anda juga dapat merekam sesi latihan tersebut untuk menilai di mana letak kekurangan yang harus diperbaiki.
sumber
Berinternetan Dengan Sehat

Berikut tips Berinternetan Dengan Sehat:
- Pertimbangkan sebelum mengirim posting dan menampilkan diri sendiri secara online. Cara bermain game, berbagi foto dan teks, desain avatar dan apa yang ada di dalam profil, semuanya menegaskan siapa jati diri Anda. Berinvestasilah pada citra online Anda.
- Bermainlah secara sportif. Game virtual bisa jadi menyenangkan, namun ingat untuk tetap menghargai pemain lain. Jika Anda tidak mau melakukan sesuatu di kehidupan nyata, jangan lakukan hal yang sama di online.
- Ambil tindakan dan laporkan pelecehan. Jika Anda hanya diam dan menonton, tertawa atau tidak melakukan apapun ketika menyaksikan pelecehan terjadi, maka Anda menjadi bagian dari masalah tersebut. Ambil peluang untuk menciptakan perubahan positif.
- Bagilah senyum dengan telepon Anda. Menulis teks adalah inti untuk tetap terhubung dengan teman Anda, dan setengah dari Anda mengirim lebih dari 1.500 SMS per bulan. Apa yang Anda tulis adalah cermin diri Anda, sehingga pikirkan baik-baik apa yang Anda tulis.
- Tarik diri dan berhubunganlah dengan dunia nyata. Keluar dan berinteraksilah dengan teman-teman Anda di dunia nyata.
Tips Meningkatkan Keimanan
Tips Meningkatkan Keimanan, Iman yang ada dalam hati seorang Muslim tidak tetap dalam satu keadaan, selalu mengalami perubahan. Terkadang naik, terkadang turun. Fluktuasi iman ini sudah disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya, ''Iman itu kadang naik kadang turun, maka perbaharuilah iman kalian dengan la ilaha illallah.'' (HR Ibn Hibban)
Rasulullah SAW tidak mengingkari keadaan iman yang demikian, oleh karena itu beliau mendorong dan memberi arahan kepada umatnya untuk selalu memperbaharui dan menjaga kondisi iman supaya jangan sampai turun drastis, yang pada akhirnya akan mengantarkan ke dalam jurang kehinaan. Karena dengan kondisi seperti itu akan mudah mengantarkan seseorang untuk berbuat dosa.
Nasihat dan petunjuk Rasulullah itu betul-betul diperhatikan oleh para sahabatnya, karena mereka pun mengakui dan mengalami fluktuasi keimanan. Dalam hal ini Umar bin Khathab berkata kepada sahabat yang lain: ''Marilah kita perbaharui keimanan kita.''
Mu'adz bin Jabal berkata, ''Marilah duduk bersama kami, untuk beriman sesaat.'' Perkataan Mu'adz ini bukan menunjukkan bahwa mereka tidak beriman sama sekali, tapi dia mengajak untuk meningkatkan keimanan setelah disibukkan oleh berbagai urusan dunia yang kadang menyebabkan kita lupa pada kondisi iman kita.
Sebenarnya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menambah keimanan, di antaranya dengan menuntut ilmu, karena dengan ilmu itu akan mengantarkan orang untuk tahu akan Tuhannya. Allah berfirman: ''Sesungguhnya Allah mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.'' QS Annur [24]: 53).
Cara lain adalah dengan membaca, menelaah, mentadaburi Alquran. Sebagaimana firmannya, ''Katakanlah: Tuhanku menyuruhku untuk berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) dan sembahlah dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata kepada-Nya.'' (QS Al A'raf [7]: 29).
Sebaliknya, di antara hal-hal yang menyebabkan keimanan seseorang menurun adalah perbuatan maksiat. Rasulullah SAW bersabda, ''Sesungguhnya jika seorang Muslim berbuat dosa, maka terjadilah di hatinya satu bintik hitam. Jika ia bertaubat dan meninggalkan perbuatan itu maka bersihlah kembali hatinya. Jika tidak bertobat dan terus dosanya itu, maka bertambah banyaklah bintik hitam itu sehingga tertutup hatinya. Itulah ron (warna hitam) yang disebut dalam Alquran.
Oleh karena itu, marilah kita menjaga keimanan kita dan senantiasa meningkatkannya, apalagi di zaman sekarang ini, di mana kemaksiatan semakin merajalela di tengah kita, yang apabila tidak waspada, bisa terperosok ke dalamnya. Wallahu a'lam bish-shawab.
Rasulullah SAW tidak mengingkari keadaan iman yang demikian, oleh karena itu beliau mendorong dan memberi arahan kepada umatnya untuk selalu memperbaharui dan menjaga kondisi iman supaya jangan sampai turun drastis, yang pada akhirnya akan mengantarkan ke dalam jurang kehinaan. Karena dengan kondisi seperti itu akan mudah mengantarkan seseorang untuk berbuat dosa.
Nasihat dan petunjuk Rasulullah itu betul-betul diperhatikan oleh para sahabatnya, karena mereka pun mengakui dan mengalami fluktuasi keimanan. Dalam hal ini Umar bin Khathab berkata kepada sahabat yang lain: ''Marilah kita perbaharui keimanan kita.''
Mu'adz bin Jabal berkata, ''Marilah duduk bersama kami, untuk beriman sesaat.'' Perkataan Mu'adz ini bukan menunjukkan bahwa mereka tidak beriman sama sekali, tapi dia mengajak untuk meningkatkan keimanan setelah disibukkan oleh berbagai urusan dunia yang kadang menyebabkan kita lupa pada kondisi iman kita.
Sebenarnya banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menambah keimanan, di antaranya dengan menuntut ilmu, karena dengan ilmu itu akan mengantarkan orang untuk tahu akan Tuhannya. Allah berfirman: ''Sesungguhnya Allah mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.'' QS Annur [24]: 53).
Cara lain adalah dengan membaca, menelaah, mentadaburi Alquran. Sebagaimana firmannya, ''Katakanlah: Tuhanku menyuruhku untuk berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) dan sembahlah dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata kepada-Nya.'' (QS Al A'raf [7]: 29).
Sebaliknya, di antara hal-hal yang menyebabkan keimanan seseorang menurun adalah perbuatan maksiat. Rasulullah SAW bersabda, ''Sesungguhnya jika seorang Muslim berbuat dosa, maka terjadilah di hatinya satu bintik hitam. Jika ia bertaubat dan meninggalkan perbuatan itu maka bersihlah kembali hatinya. Jika tidak bertobat dan terus dosanya itu, maka bertambah banyaklah bintik hitam itu sehingga tertutup hatinya. Itulah ron (warna hitam) yang disebut dalam Alquran.
Oleh karena itu, marilah kita menjaga keimanan kita dan senantiasa meningkatkannya, apalagi di zaman sekarang ini, di mana kemaksiatan semakin merajalela di tengah kita, yang apabila tidak waspada, bisa terperosok ke dalamnya. Wallahu a'lam bish-shawab.
Menjaga Keindahan Rambut Panjang
- Saat bangun tidur di pagi hari, jangan terburu-buru menyisir rambut,sisir¡ rambut dengan jari-jari tangan untuk mengurai rambut yang kusut.
- Pilihlah sisir dengan bahan dasar kayu. Sisir rambut dengan lembut,lalu rapikan dengan tangan untuk menghindari ujung-ujung rambut yang beterbangan (fly away ends).
- Rambut panjang tidak cukup hanya diberi kondisioner. Lakukan perawatan seminggu sekali untuk memberikan kelembutan dan kilau pada rambut.
- Saat penggunaan kondisioner atau bahan perawatan lainnya, cukup aplikasikan di batang dan ujung rambut -karena memang bagian itu yang paling membutuhkan- bukan di kulit kepala.
- Sebelum keramas, sisir rambut terlebih dulu, demikian pula saat rambut masih dalam keadaan basah dan baru saja diberi kondisioner, menyisir rambut dalam keadaan ini bisa menghindari kekusutan.
- Terlalu sering menggunakan hairdryer bisa menyebabkan kerusakan pada rambut dalam waktu yang lama, untuk itu gunakan hairdryer sesekali saja.Pastikan pengering rambut Anda tidak terlalu panas.
- Jangan terlalu sering menggulung rambut dengan rol rambut yang panas atau mencatok rambut, jika terpaksa menggunakannya, pastikan rambut Anda telah dilindungi dengan produk perawatan untuk mencegah kerusakan.
- Saat berenang, selain menggunakan tabir surya untuk kulit, gunakan juga produk perawatan untuk melindungi rambut dari sinar matahari atau air kaporit di kolam renang.
Seberapa sering kita harus memotong rambut ?
- Jika pertumbuhan rambut Anda tergolong lambat, potong ujungnya setiap 12 minggu untuk menghindari ujung rambut pecah-pecah. Sebaliknya, jika rambut Anda cepat tumbuh, potong setiap 2 bulan sekali.
- Jika Anda bosan dengan rambut panjang dan berencana memotong pendek rambut Anda namun masih ragu, coba untuk memotongnya sebahu dulu, sehingga Anda tidak akan terlalu kaget dengan perubahan penampilan Anda.
Tetapi jika Anda sudah tahu pasti model rambut apa yang diinginkan, lakukan saja, jika hasilnya tidak sesuai dengan harapan, jangan putus asa, rambut kita akan panjang lagi bukan ?.
- Pilihlah sisir dengan bahan dasar kayu. Sisir rambut dengan lembut,lalu rapikan dengan tangan untuk menghindari ujung-ujung rambut yang beterbangan (fly away ends).
- Rambut panjang tidak cukup hanya diberi kondisioner. Lakukan perawatan seminggu sekali untuk memberikan kelembutan dan kilau pada rambut.
- Saat penggunaan kondisioner atau bahan perawatan lainnya, cukup aplikasikan di batang dan ujung rambut -karena memang bagian itu yang paling membutuhkan- bukan di kulit kepala.
- Sebelum keramas, sisir rambut terlebih dulu, demikian pula saat rambut masih dalam keadaan basah dan baru saja diberi kondisioner, menyisir rambut dalam keadaan ini bisa menghindari kekusutan.
- Terlalu sering menggunakan hairdryer bisa menyebabkan kerusakan pada rambut dalam waktu yang lama, untuk itu gunakan hairdryer sesekali saja.Pastikan pengering rambut Anda tidak terlalu panas.
- Jangan terlalu sering menggulung rambut dengan rol rambut yang panas atau mencatok rambut, jika terpaksa menggunakannya, pastikan rambut Anda telah dilindungi dengan produk perawatan untuk mencegah kerusakan.
- Saat berenang, selain menggunakan tabir surya untuk kulit, gunakan juga produk perawatan untuk melindungi rambut dari sinar matahari atau air kaporit di kolam renang.
Seberapa sering kita harus memotong rambut ?
- Jika pertumbuhan rambut Anda tergolong lambat, potong ujungnya setiap 12 minggu untuk menghindari ujung rambut pecah-pecah. Sebaliknya, jika rambut Anda cepat tumbuh, potong setiap 2 bulan sekali.
- Jika Anda bosan dengan rambut panjang dan berencana memotong pendek rambut Anda namun masih ragu, coba untuk memotongnya sebahu dulu, sehingga Anda tidak akan terlalu kaget dengan perubahan penampilan Anda.
Tetapi jika Anda sudah tahu pasti model rambut apa yang diinginkan, lakukan saja, jika hasilnya tidak sesuai dengan harapan, jangan putus asa, rambut kita akan panjang lagi bukan ?.
Tips Olah Raga : Cara Cepat Membakar Lemak
1. Makan sebelum olahraga
Makan bar atau biskuit yang rendah karbohidrat 90 menit sebelum olahraga, memungkinkan Anda berolahraga lebih lama sehingga membakar kalori lebih banyak. Steve Zim, penulis ‘Hot Point Fitness’ mengingatkan untuk memerhatikan asupan makanan sebelum olahraga.
Bila makan saat mendekati latihan fitnes, darah akan mengalir ke perut dengan cepat dan mengurangi kinerja gerakan olahraga.
2. Bernapas lewat hidung
Menghirup dan membuang napas melalui hidung membantu menstabilkan denyut jantung dan meningkatkan daya tahan. Hindari melakukannya dengan mulut. Dengan bernapas lewat hidung, latihan bisa lebih lama sehingga membakar lebih banyak kalori. Untuk melatihnya, dibutuhkan waktu sekitar enam sampai delapan gerakan agar sempurna.
3. Gerakan cardio di akhir olahraga
“Lakukan gerakan pemanasan sebelum melakukan latihan kardiovaskular,” saran Ken Fitzgerald, pemilik Lift in Gym, New York. Tubuh membutuhkan 15 menit pemanasan sebelum mulai membakar lemak.
4. Variasikan gerakan
Melakukan latihan yang sama persis setiap kali berolahraga membuat tubuh beradaptasi dan akhirnya berhenti membakar banyak kalori. Jadi variasikan gerakan olahraga. Jika Anda berlari suatu hari, cobalah bersepeda atau berenang pada sesi berikutnya.
Jika Anda biasa memulai latihan dari bahu dan lengan, cobalah mengawali dari kaki pada kesempatan berikutnya.
5. Jangan membungkuk
Membungkuk di atas stang sepeda atau saat melakukan gerakan, akan memperlambat proses pembakaran lemak, kata Fitzgerald. Sebuah beban atau berpegangan membantu menyeimbangkan berat. Jika tidak bisa, kayuh sepeda lebih lambat.
6. Interval gerakan
Cara terbaik untuk membakar lemak adalah bekerja sekeras mungkin selama bisa, ujar Malick Diop, seorang pelatih kebugaran di Equinox Gyms di New York. Jika baru mulai latihan, interval akan sangat membantu.
Lakukan latihan treadmill selama dua menit dengan kecepatan 7 mph, diikuti dua menit dengan kecepatan 5 mph, lalu kembali ke 7 mph selama 20-45 menit. Ini akan membakar lemak lebih cepat dan membangun daya tahan tubuh.
7. Tambahkan beban ringan
Makin banyak otot yang bekerja, makin banyak kalori yang terbakar. Sehingga, bila tak punya banyak waktu dengan latihan kardio, Zim menyarankan melakukan bicep curls dan gerakan overhead sambil mengangkat 2-3 kilogram beban. Bisa juga lakukan saat berjalan atau menaiki tangga. Hal ini akan memperkuat otot dan membakar lemak lebih banyak daripada latihan kardio tanpa beban.
Makan bar atau biskuit yang rendah karbohidrat 90 menit sebelum olahraga, memungkinkan Anda berolahraga lebih lama sehingga membakar kalori lebih banyak. Steve Zim, penulis ‘Hot Point Fitness’ mengingatkan untuk memerhatikan asupan makanan sebelum olahraga.
Bila makan saat mendekati latihan fitnes, darah akan mengalir ke perut dengan cepat dan mengurangi kinerja gerakan olahraga.
2. Bernapas lewat hidung
Menghirup dan membuang napas melalui hidung membantu menstabilkan denyut jantung dan meningkatkan daya tahan. Hindari melakukannya dengan mulut. Dengan bernapas lewat hidung, latihan bisa lebih lama sehingga membakar lebih banyak kalori. Untuk melatihnya, dibutuhkan waktu sekitar enam sampai delapan gerakan agar sempurna.
3. Gerakan cardio di akhir olahraga
“Lakukan gerakan pemanasan sebelum melakukan latihan kardiovaskular,” saran Ken Fitzgerald, pemilik Lift in Gym, New York. Tubuh membutuhkan 15 menit pemanasan sebelum mulai membakar lemak.
4. Variasikan gerakan
Melakukan latihan yang sama persis setiap kali berolahraga membuat tubuh beradaptasi dan akhirnya berhenti membakar banyak kalori. Jadi variasikan gerakan olahraga. Jika Anda berlari suatu hari, cobalah bersepeda atau berenang pada sesi berikutnya.
Jika Anda biasa memulai latihan dari bahu dan lengan, cobalah mengawali dari kaki pada kesempatan berikutnya.
5. Jangan membungkuk
Membungkuk di atas stang sepeda atau saat melakukan gerakan, akan memperlambat proses pembakaran lemak, kata Fitzgerald. Sebuah beban atau berpegangan membantu menyeimbangkan berat. Jika tidak bisa, kayuh sepeda lebih lambat.
6. Interval gerakan
Cara terbaik untuk membakar lemak adalah bekerja sekeras mungkin selama bisa, ujar Malick Diop, seorang pelatih kebugaran di Equinox Gyms di New York. Jika baru mulai latihan, interval akan sangat membantu.
Lakukan latihan treadmill selama dua menit dengan kecepatan 7 mph, diikuti dua menit dengan kecepatan 5 mph, lalu kembali ke 7 mph selama 20-45 menit. Ini akan membakar lemak lebih cepat dan membangun daya tahan tubuh.
7. Tambahkan beban ringan
Makin banyak otot yang bekerja, makin banyak kalori yang terbakar. Sehingga, bila tak punya banyak waktu dengan latihan kardio, Zim menyarankan melakukan bicep curls dan gerakan overhead sambil mengangkat 2-3 kilogram beban. Bisa juga lakukan saat berjalan atau menaiki tangga. Hal ini akan memperkuat otot dan membakar lemak lebih banyak daripada latihan kardio tanpa beban.
Cara Mengatasi Demam Panggung
1. Pahami bahwa perasaan grogi adalah energi positif
Apa yang loe rasakan saat grogi? Dada berdebar-debar, keringat dingin mengucur, bibir bergetar, dan darah seolah mengalir lebih cepat. Pahami bahwa semua itu adalah sebuah dorongan energi yang meluap dari dalam diri anda. Tidak ada yang salah pada energi itu. Ia perlu disalurkan secara positif. Ia semestinya menjadi bahan bakar yang mendorong presentasi anda lebih baik. Anda bisa menggunakan energi itu untuk memantapkan penampilan anda. Dan biasain sedikit bergoyang supaya semuanya jadi stabil, kayak yang pernah saya tulis diforum kesehatan. aAgim gtL
2. Bersikaplah nothing to loose
Keinginan kita untuk bersikap sebaik-baiknya mendorong munculnya perasaan grogi. Secara negatif, pikiran kita biasanya terbebani oleh ketakutan untuk membuat kesalahan, kekhawatiran akan gagal, kecemasan bila melakukan kekonyolan, dan berbagai bayangan-bayangan negatif lainnya. Sebelum anda bisa menggunakan energi grogi itu secara positif, maka terlebih dahulu anda harus menetralisir emosi-emosi negatif tersebut. Bersikaplah "nothing to loose"; tak sesuatu yang patut kita takutkan. Bila toh kita gagal, maka tidak sesuatu yang harus menjadikan kita begitu kehilangan.
3. Tenangkan diri anda
Sementara anda menunggu giliran, Atur nafas anda. Tarik nafas dalam-dalam, keluarkan lambat-lambat. Keluarkan energi yang meletup-letup dalam dada anda melalui hembusan nafas yang teratur. Tenangkan pikiran dan emosi anda.Bila perlu pejamkan mata. Kumpulkan energi itu sebaik-baiknya. Jangan biarkan mengganggu ketenangan jiwa anda.
4. Kerahkan energi anda
Kerahkan energi anda. Lepaskan energi itu dari "kekangannya" . Bila para audiens memberi appalus pada pembicara sebelum anda, maka kerahkan energi anda dengan memberikan applaus yang tak kalah meriah. Berdirilah dengan sigap. Berjalanlah dengan tegap dan mantap. Bila perlu hembuskan nafas lepas sambil berteriak kecil, "yes". Atau turut bertepuk tangan menyambut applaus dari audiens. Lakukan apa-apanya dengan sikap tegas. Biarkan energi itu mengalir dalam gerakan anda.
5. Berbicaralah dengan keras dan lantang
Bila anda berbicara lambat, maka bibir anda akan semakin gemetar, suara anda pun bergetar. Salurkan rasa grogi anda melalui suara anda yang keras dan lantang. Suara keras anda bukan hanya dapat mengatasi kecemasan, namun jugasarana menyalurkan energi tersebut. Ada baiknya anda menghafal tekspertama anda namun tetap bersikap wajar.
6. Diam
Anda dapat menyalurkan ketegangan dalam diri anda pada para audiens, yaitu dengan memulai presentasi anda dengan diam beberapa detik. Biarkan ketegangan anda terserap dan jadi ketegangan audiens. Bila anda merasa ketegangan di audiens sudah cukup meninggi, mulailah presentasi anda dengansebuah pembukaan yang kuat, tajam dan lantang.
7. Lontarkan humor yang wajar.
Lenturkan kegugupan anda dengan sebuah humor yang wajar. Anda memang perlu merencanakannya dengan baik, namun jangan sampai kehilangan spontanitas. Dan, humor terbaik yang tidak akan melukai perasaan siapa pun adalah humor tentang diri anda.
Jadi , sekarang giliran anda untuk mencoba. Dalam satu buku, dikatakan bahwa lebih baik dicambuk daripada berbicara di depan publik, tapi begitu mencoba, maka lebih baik ditembak daripada berhenti . Jadi, give it your best Shot!! *Salam Psikologi Klinis dari Om Marbusan!!!
Apa yang loe rasakan saat grogi? Dada berdebar-debar, keringat dingin mengucur, bibir bergetar, dan darah seolah mengalir lebih cepat. Pahami bahwa semua itu adalah sebuah dorongan energi yang meluap dari dalam diri anda. Tidak ada yang salah pada energi itu. Ia perlu disalurkan secara positif. Ia semestinya menjadi bahan bakar yang mendorong presentasi anda lebih baik. Anda bisa menggunakan energi itu untuk memantapkan penampilan anda. Dan biasain sedikit bergoyang supaya semuanya jadi stabil, kayak yang pernah saya tulis diforum kesehatan. aAgim gtL
2. Bersikaplah nothing to loose
Keinginan kita untuk bersikap sebaik-baiknya mendorong munculnya perasaan grogi. Secara negatif, pikiran kita biasanya terbebani oleh ketakutan untuk membuat kesalahan, kekhawatiran akan gagal, kecemasan bila melakukan kekonyolan, dan berbagai bayangan-bayangan negatif lainnya. Sebelum anda bisa menggunakan energi grogi itu secara positif, maka terlebih dahulu anda harus menetralisir emosi-emosi negatif tersebut. Bersikaplah "nothing to loose"; tak sesuatu yang patut kita takutkan. Bila toh kita gagal, maka tidak sesuatu yang harus menjadikan kita begitu kehilangan.
3. Tenangkan diri anda
Sementara anda menunggu giliran, Atur nafas anda. Tarik nafas dalam-dalam, keluarkan lambat-lambat. Keluarkan energi yang meletup-letup dalam dada anda melalui hembusan nafas yang teratur. Tenangkan pikiran dan emosi anda.Bila perlu pejamkan mata. Kumpulkan energi itu sebaik-baiknya. Jangan biarkan mengganggu ketenangan jiwa anda.
4. Kerahkan energi anda
Kerahkan energi anda. Lepaskan energi itu dari "kekangannya" . Bila para audiens memberi appalus pada pembicara sebelum anda, maka kerahkan energi anda dengan memberikan applaus yang tak kalah meriah. Berdirilah dengan sigap. Berjalanlah dengan tegap dan mantap. Bila perlu hembuskan nafas lepas sambil berteriak kecil, "yes". Atau turut bertepuk tangan menyambut applaus dari audiens. Lakukan apa-apanya dengan sikap tegas. Biarkan energi itu mengalir dalam gerakan anda.
5. Berbicaralah dengan keras dan lantang
Bila anda berbicara lambat, maka bibir anda akan semakin gemetar, suara anda pun bergetar. Salurkan rasa grogi anda melalui suara anda yang keras dan lantang. Suara keras anda bukan hanya dapat mengatasi kecemasan, namun jugasarana menyalurkan energi tersebut. Ada baiknya anda menghafal tekspertama anda namun tetap bersikap wajar.
6. Diam
Anda dapat menyalurkan ketegangan dalam diri anda pada para audiens, yaitu dengan memulai presentasi anda dengan diam beberapa detik. Biarkan ketegangan anda terserap dan jadi ketegangan audiens. Bila anda merasa ketegangan di audiens sudah cukup meninggi, mulailah presentasi anda dengansebuah pembukaan yang kuat, tajam dan lantang.
7. Lontarkan humor yang wajar.
Lenturkan kegugupan anda dengan sebuah humor yang wajar. Anda memang perlu merencanakannya dengan baik, namun jangan sampai kehilangan spontanitas. Dan, humor terbaik yang tidak akan melukai perasaan siapa pun adalah humor tentang diri anda.
Jadi , sekarang giliran anda untuk mencoba. Dalam satu buku, dikatakan bahwa lebih baik dicambuk daripada berbicara di depan publik, tapi begitu mencoba, maka lebih baik ditembak daripada berhenti . Jadi, give it your best Shot!! *Salam Psikologi Klinis dari Om Marbusan!!!
Langganan:
Postingan (Atom)



